Langkah Lengkap Kalibrasi Baterai Laptop

Sunday, 18 May 2014

Langkah Lengkap Kalibrasi Baterai Laptop


Kalibrasi baterai adalah proses menghitung kapasitas tersisa dari baterai laptop.

Kalibrasi baterai diperlukan ketika Windows tidak mampu mengenali seberapa banyak power yang masih tersisa di dalam baterai. Nah, jika begitu maka laptop akan mati tiba-tiba akibat kesalahan pembacaan power remaining oleh windows.
Apalagi jika baterai laptop anda sudah ada tanda X merah pada sistem tray dan ada tulisan “consider replacing your battery” itu artinya anda sudah harus siap-siap pergi ke toko komputer untuk membeli baterai laptop baru.
Kalibrasi baterai cukup dilakukan sekali dalam 2-3 bulan. Dengan melakukan kalibrasi baterai, pembacaan power yang tersisa akan lebih akurat.

Beberapa Faktor Kapasitas Baterai Bisa Berkurang

1.    Panas pada baterai.
2.    Durasi penggunaan.
3.    Usia baterai.
Merupakan faktor utama yang menyebabkan kapasitas baterai anda berkurang. Semakin baterai sering digunakan maka kapasitas baterai anda lama kelamaan akan berkurang. Ini bukan berarti baterai yang tidak pernah digunakan kapasitasnya bakal tetap maksimal atau utuh. Meskipun anda tidak pernah menggunakan baterai laptop anda tapi usia baterai itu sendiri juga bakal mengurangi daya tampung energinya. Semakin tua umur sebuah baterai maka semakin lemah daya tampungnya.
Singkatnya untuk melakukan kalibrasi baterai laptop, anda harus men-charge baterai anda hingga full 100%, lalu menguras energinya hingga habis, kemudian men-chargenya lagi hingga kembali 100%.

Cara melakukan kalibrasi manual :

·         Lakukan pengecasan hingga 100%.
·         Lalu biarkan baterai istirahat setidaknya selama 2 jam, dengan membiarkan laptop tetap dicas.
Dengan ini, baterai akan tetap dingin. Anda tetap dapat menggunakan komputer seperti biasa.
·         Kemudian, bukalah Power Options dengan cara klik Start dan ketik "Power Options" dan klik "Change Plan Settings" pada Power Plan yang sedang anda gunakan.
·         Kemudian klik "Change advanced power settings"

·         Aturlah pengaturannya seperti dibawah ini :


·         Lepaskan pengecasan lalu Anda bisa menggunakan komputer seperti biasa dan biarlah laptop anda melakukan hibernate dengan sendirinya ketika baterai kritis.
Saat melakukan proses kalibrasi baterai, pastikan pengaturan power plan tidak di set untuk melakukan sleep atau mematikan layar laptop anda. Jika komputer anda masuk ke mode "Power Saving" ketika anda tidak di depan komputer, proses kalibrasi baterai tidak akan berjalan maksimal.

·         Setelah komputer anda mati dengan sendirinya, biarkan komputer tetap tidak menyala selama 5 jam.

·         Jika sudah selesai, lakukan pengecasan kembali hingga 100%. Anda dapat menggunakan komputer seperti biasa.

·         Jika anda telah merubah pengaturan di power plan, balikkanlah seperti sedia kala dengan mengklik "Restore default settings for this plan".

Setelah anda melakukan semua hal diatas, komputer anda sekarang akan membaca power lebih akurat lagi, sehingga anda bisa melihat lagi berapa lama komputer anda bertahan.


Sumber

0 comments :

Post a Comment