Tulisan Ilmiah Populer "Utang Luar Negeri Indonesia Kembali Naik"

Wednesday, 30 April 2014

Tulisan Ilmiah Populer "Utang Luar Negeri Indonesia Kembali Naik"



Utang Luar Negeri Indonesia Kembali Naik
Jumat, 18 April 2014 | 17:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) melaporkan utang luar negeri (ULN) Indonesia pada bulan Februari 2014 sebesar 272,1 miliar dollar AS atau tumbuh 7,4 persen dibandingkan posisi di bulan yang sama pada tahun 2013.

be.net/vantjerry

"Posisi ULN pada Februari 2014 terdiri dari ULN sektor publik sebesar 129,0 miliar dollar AS dan ULN sektor swasta 143,1 miliar dollar AS. Dengan perkembangan ini, pertumbuhan ULN pada Februari 2014 tercatat sedikit meningkat bila dibandingkan dengan pertumbuhan Januari 2014 sebesar 7,2 persen (yoy)," tulis BI dalam pernyataan resmi, Jumat (18/4/2014).

Peningkatan pertumbuhan ULN pada Februari 2014 terutama dipengaruhi kenaikan posisi ULN sektor publik (utang pemerintah dan bank sentral). Adapun pertumbuhan ULN sektor swasta melambat.

ULN sektor publik tumbuh sebesar 3,2 persen (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 1,9 persen (yoy). Sementara itu, posisi ULN sektor swasta tumbuh 11,6 persen (yoy), melambat dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 12,5 persen (yoy).

"Bank Indonesia memandang berbagai perkembangan ULN sampai Februari 2014 masih cukup sehat dalam menopang ketahanan sektor eksternal. Kedepan, Bank Indonesia tetap memantau perkembangan ULN Indonesia, khususnya ULN swasta, sehingga dapat optimal mendukung ketahanan dan kesinambungan perekonomian Indonesia," tulis BI.

Penulis
: Sakina Rakhma Diah Setiawan
Editor
: Bambang Priyo Jatmiko


Analisa saya :

Sebagai seorang warga negara, saya mendukung penuh perkembangan perekonomian Indonesia disegala sektor. Namun perlu diperhatikan saat ini bahwa ULN swasta melebihi ULN pemerintah. Lalu kemampuan pemerintah membayar utang luar negeri cenderung menurun sejak bulan November 2013 sedangkan total  utang lua rnegeri Indonesia konsisten naik hingga bulan Februari 2014.

Disisi lain utang memberikan stimulus bagi pertumbuhan ekonomi dengan membantu industri dalam negeri tumbuh. Utang juga diperlukan pada perekonomian negara berkembang seperti Indonesia.

Harapan saya agar belanja negara fokus pada sektor yang produktif dan rasio pertumbuhan ekonomi Indonesia jauh lebih tinggi dari rasio utangnya.

0 comments :

Post a Comment