Kunci Kepemimpinan

Sunday, 5 May 2013

Kunci Kepemimpinan


Pemimpin Yang Baik
Pemimpin Mengutamakan Kepentingan Bersama

Definisi Kepemimpinan

Kepemimpinan adalah identitas yang mengarahkan kerja para anggota organisasi untuk mencapai suatu tujuan organisasi. Kepemimpinan yang baik diyakini mampu mengikat, mengharmonisasi, serta mendorong potensi sumber daya organisasi agar dapat bersaing secara baik dan lebih berani untuk mengambil suatu keputusan.

Kepemimpinan juga memiliki sifat kolektif, dalam arti segala perilaku yang diterapkan seorang pimpinan akan memiliki dampak luas bukan bagi dirinya sendiri melainkan seluruh anggota organisasi.

Ada 3 teori mengenai kepemimpinan :
1. Teori Genetis : Menurut teori ini mengatakan bahwa seorang pemimpin akan terlahir dengan bakat pemimpin
2. Teori Sosial : Jika teori genetis mengatakan bahwa“leaders are born and not made”, para pembuat teori sosial mengatakan sebaliknya yaitu: “Leaders are made and not born”. Pada teori ini berpendapat bahwa setiap orang akan dapat menjadi pemimpin apabila diberi pendidikan dan kesempatan untuk itu.
3. Teori Ekologis : Teori ini merupakan penyempurnaan dari kedua teori genetis dan teori sosial. Pada teori ini berpendapat bahwa seseorang hanya dapat menjadi pemimpin yang baik apabila pada waktu lahirnya telah memiliki bakat-bakat kepemimpinan, bakat dimana kemudian akan dikembangkan melalui pendidikan yang teratur dan pangalaman-pengalaman yang memungkinkannya untuk mengembangkan lebih lanjut bakat-bakat yang memang telah dimilikinya itu.

Syarat menjadi pemimpin yang baik :
a) Pendidikan umum yang luas, ingin tahu.
b) Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang genoralist yang baik juga.
c) Kemampuan berkembang secara mental, kemampuan analistis.
d) Memiliki daya ingat yang kuat, mempunyai kapasitas integratif.
e) Keterampilan berkomunikasi, keterampilan mendidik.
f) Personalitas dan objektivitas, pragmatismo.
g) Mempunyai naluri untuk prioritas, sederhana.
h) Berani, tegas, dsb.

Tipologi Kepemimpinan

Ada beberapa tipologi kepemimpinan yang sering kali kita temukan dalam gaya seorang pemimpin :
1. Gaya Otoriter/ Totaliter yaitu gaya kepemimpinan yang selalu memaksakan kehendaknya pada setiap orang meskipun dengan jalan kekerasan, namun kebijakannya berlaku secara distributif dan tanpa kompromi. Gaya ini secara epistemologis cenderung beraliran Macchiavellian, Hobbesian.
2. Gaya Demokratis yaitu gaya kepemimpinan yang cenderung selalu menggunakan musyawarah, namun gaya ini sangat lemah mengambil sikap dalam setiap tindakannya dan terkesan pragmatik. Gaya ini secara epistemologis cenderung beraliran liberal-moderat.
3. Gaya para Nabi yaitu gaya kepemimpinan yang kharismatik dengan menggunakan jalan kemanusiaan, dalam arti lebih mengutamakan nilai-nilai kemanusiaan, dibanding dengan kepentingan pragmatis. Gaya ini cenderung mengikuti aliran humanistik-teologis.

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kepemimpinan

Menurut Teori Perilaku untuk menentukan faktor-faktor yang menentukan perilaku atau gaya kepemimpinan pada hakekatnya berhubungan dengan
1. Gaya pemimpin tersebut berhubungan dengan bawahan
2. Hubungan antara pemimpin dengan bawahan tersebut dapat bersifat
   a. berorientasi pada tugas (task oriented style)
   b. berorientasi pada bawahan (employee oriented style).

Implikasi Manajerial Kepemimpinan  Dalam Komunikasi

Apabila kepemimpinan dalam sebuah organisasi berjalan dengan baik maka itu berarti komunikasi yang ada berjalan dengan lancar. Karena dimulai dengan komunikasi yang efektif antara pemimpin dengan rekan kerja maka akan tercipta lingkungan situasi yang kondusif yang juga mendukung kepemimpinan itu sendiri.

Sumber :
- http://lytya-24.blogspot.com/2013/04/kepemimpinan.html
- pemikiran sendiri…

0 comments :

Post a Comment